Kubu Raya, BerkatnewsTV. Kalimantan Barat menjadi provinsi teratas di Indonesia dalam angka perkawinan muda. Begitu pula untuk perceraian usia dini, Kalbar menjadi penyumbang tertinggi di tingkat nasional.
Hal ini ditambah data statistik yang menunjukkan lama usia sekolah di Kalbar hanya 6,7 tahun.
“Bagaimana kita mau mengentaskan kemiskinan kalau anak-anak remaja kita banyak yang tidak bersekolah dan di usia belia sudah memiliki anak,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Kubu Raya, Titus Nursiwan, saat menghadiri pencanangan Kampung KB Desa Radak Baru Kecamatan Terentang akhir minggu kemarin.
Titus mengatakan laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak berbanding lurus dengan laju pertumbuhan penduduk, termasuk di Kabupaten Kubu Raya.
Menurut dia, pertumbuhan penduduk yang pesat saat ini tidak diikuti keberadaan lahan yang cukup. Bahkan lahan yang ada semakin berkurang akibat maraknya pembangunan.
Selain itu, isu-isu kependudukan seperti angka kelahiran di usia 15-19 tahun juga sangat tinggi, di mana pada usia sekolah kaum muda justru banyak yang sudah menikah.
“Ini dibuktikan dengan angka statistik bahwa lama sekolah Kalimantan Barat hanya 6,7 tahun saja. Artinya, anak-anak kita hanya sekolah sampai tamat seolah dasar. Tujuh bulannya itu kelas satu SMP yang tidak sampai naik kelas dua sudah berhenti sekolah,” ujarnya.(rob)













